Pengabdian Masyarakat Universitas Widya Mataram Berhasil Launching Produk Empon-Empon Menjadi Pangan Fungsional di Gunungkidul

Gunungkidul, 20 September 2025 – Universitas Widya Mataram melalui Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berhasil melaksanakan kegiatan pengabdian yang bertujuan meningkatkan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Kedungkeris, Kecamatan Nglipar, Gunungkidul. Kegiatan yang dipimpin oleh Dr. Masrukan, STP, M.Sc., ini difokuskan pada pengolahan empon-empongan menjadi produk pangan fungsional yang bermanfaat bagi kesehatan, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

Kegiatan ini melibatkan anggota Kelompok Tani Sari Toga, yang dikenal memiliki potensi alam melimpah berupa tanaman obat keluarga (TOGA). Dengan pemanfaatan empon-empongan, peserta dilatih untuk mengolah bahan baku tersebut menjadi jamu siap minum dan simplisia yang berkualitas. “Kami ingin memberikan pengetahuan dan keterampilan yang aplikatif kepada masyarakat agar mereka bisa mengolah tanaman obat yang ada di sekitar mereka menjadi produk bernilai ekonomi tinggi,” ujar Masrukan, Ketua Tim PKM Universitas Widya Mataram.

Tim PKM tidak hanya memberikan teori mengenai cara produksi yang baik dan benar dalam pembuatan jamu, tetapi juga melakukan praktik langsung. Acara ini dipandu oleh praktisi profesional, Dwi Kuntari, Amd., yang berbagi ilmu mengenai teknik produksi yang efektif dan efisien, serta bagaimana menjaga kualitas produk jamu agar tetap terjaga.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang peluncuran merk baru yang diberi nama Remfita dan Saras Kasuri Toga. Merk ini hadir sebagai solusi untuk meningkatkan daya saing produk empon-empongan yang dihasilkan oleh Kelompok Tani Sari Toga. Dengan peluncuran Remfita dan Saras Kasuri Toga, produk jamu siap minum dan simplisia diharapkan dapat menembus pasar yang lebih luas dan memperkenalkan kekayaan alam Gunungkidul ke tingkat nasional.

Penutupan acara ditandai dengan penyerahan bantuan alat-alat produksi, seperti food dehydrator, yang akan mendukung proses pengolahan produk lebih efisien dan higienis. “Dengan adanya alat ini, kami berharap Kelompok Tani Sari Toga dapat meningkatkan kapasitas produksi mereka, menjaga kualitas, dan meningkatkan daya saing produk mereka di pasar,” tambah Dr. Masrukan.

Melalui kegiatan ini, Universitas Widya Mataram berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat, dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal untuk menciptakan produk pangan fungsional yang sehat dan bernilai jual tinggi. Selain itu, diharapkan kegiatan serupa dapat menginspirasi masyarakat lain untuk mengembangkan produk lokal mereka dan berperan aktif dalam mendukung perekonomian daerah.

Tentang Universitas Widya Mataram
Universitas Widya Mataram adalah institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen untuk mendorong inovasi, riset, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi. Melalui program PKM dan berbagai kegiatan lainnya, Universitas Widya Mataram terus berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian dan pengolahan hasil bumi.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top